Udara yang biasanya panas mendadak sore ini terasa sangat dingin, dingin sekali sampai tulang kakiku terasa ngilu sekali. Mata ku pun berat untuk di bukakan padahal aku sudah tertidur lama sekali..

 

“bu.. ibuu..!!” dengan suara lirih aku memanggil istriku tapi tak ada jawaban, ku coba memanggilnya lagi.. “bu… dimana kamu!!??” “ iya .. yah…ada apa??” istrikupun menjawab. “ di luar hujan gak bu? .. koq aku kedinginan??” Tanya ku lagi.. “gak koq yah panas seperti biasanya..” jawab istriku.

 

Benar dugaanku ternyata aku sakit, mataku sulit untuk di buka, badan terasa pegal pegal dan tulang pun terasa ngilu..ya Tuhan sakit apa aku ini?? Aku pun minta tolong istriku untuk mengerok badanku mungkin masuk angin .

 

Aku pun tengkurap dan istriku dengan cekatan mengerok punggungku menggunakan koin 500 perak di sertai balsam untuk menghangatkan tubuhku. Ku lihat di sarung bantal terdapat noda merah, aku pikir anak ku yang suka main dengan spidol warna mencoret bantalku tapi tiba tiba ada yang menetes kembali ke bantalku oohh ternyata hidung ku berdarah.. banyak sekali darahnya badan akupun semakin lemas.. istriku kaget langsung dia lari keluar mengambil daun sereh dan memasukkannya ke dalam hidungku.

 

Darah di hidungku sudah tidak menetes lagi. Aku memaksakan diri mengendarai mobil ke rumah sakit untuk di periksa dan dokter meminta aku untuk di rawat akupun dirawat selama empat hari di rumah sakit dan istirahat di rumah selama satu minggu dan Alhamdulillah aku sudah sehat kembali.

 

Dari pengalaman tersebut aku mengambil kesimpulan, ternyata manusia tidak mempunyai daya dan upaya .. manusia itu lemah.

itu baru cobaan sakit yang ku alami bagaimana dengan mereka yang lebih parah dariku..

 

Terimakasih ya Allah Engkau telah memberikan kesehatan padaku..

Terimakasih ya Allah Engkau telah memberikan nikmat hidup padaku..